Pengertian Tabel Periodik

best-bookmarks.com – Tabel periodik adalah tampilan unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur-unsur itu disusun berdasarkan nomor atom atau jumlah proton dalam inti atom, Konfigurasi elektron, dan keberulangan sifat kimia.

Cara Membaca Tabel Periodik

Cara Membaca Tabel Periodik

Menurut RumusTabel periodik berisi sel informatif setiap unsur yang disusun dengan meningkatkan jumlah atom dan sifat kimia. Setiap sel elemen biasanya berisi :

  1. Nomor Atom Unsur

Angka ini adalah jumlah proton yang dimiliki unsur atom ini. Jumlah proton yaitu faktor penentu ketika membedakan satu unsur dengan elemen yang lainnya. Variasi jumlah elektron atau neutron tidak mengubah jenis unsur. Mengubah jumlah elektron menghasilkan ion sambil mengubah jumlah neutron menghasilkan isotop. Tabel periodik modern disusun guna meningkatkan jumlah atom.

  1. Simbol elemen

Simbol yaitu singkatan dari nama unsur. Dalam beberapa hal, singkatan berasal dari nama latin unsur. Tiap-tiap simbol adalah satu huruf besar atau dua huruf Satu Besar satu kecil. Umumnya, simbol itu adalah singkatan dari nama elemen, namun beberapa simbol mengacu pada nama unsur yang lebih lama (misalnya, Simbol untuk perak adalah Ag, yang mengacu pada nama lama argentum.)

  1. Nomor massa atom unsur

Massa ini adalah massa rata-rata yang tertimbang dari isotop unsur. Tabel berkala asli Mendeleev mengorganisir unsur-unsur berdasarkan meningkatknya massa atom atau berat.

  1. Nama Unsur

Banyak tabel periodik sudah melengkapi dengan nama unsur untuk membantu bagi mereka yang mungkin tidak mengingat semua simbol unsur.

Baca juga : 5 Ide Tempat Nongkrong yang Asik Buat Kumpul

Pembagian Blok Tabel Periodik

Dikutip Dari rumus Tabel periodik terbagi menjadi empat blok: blok -s, -p, -d, dan -f.

Secara umum, dalam satu periode (baris), di sebelah kiri bersifat logam, dan di sebelah kanan bersifat non-logam.

Baris horizontal pada sistem periodik disebut periode.

Tiap periode menunjukkan tingkat energi tertinggi yang dipunyai elektron pada unsur tersebut pada keadaan dasarnya.

Kolom vertikal disebut kelompok ataupun golongan.

Setiap elemen dalam kelompok mempunyai jumlah elektron valensi yang sama dan umumnya berperilaku dengan cara yang sama ketika mengikat dengan unsur lainnya.

Dua baris terbawah, lantanida dan aktinida termasuk dalam kelompok 3B dan tercantum secara terpisah.

Umumnya tabel periodik mengidentifikasi jenis unsur yang menggunakan warna berbeda untuk jenis elemen yang berbeda.

Misalnya pada pengelompokan logam alkali, logam dasar, semimetals, tanah alkali, aktinida, logam transisi, tidak logam, lantanida, halogen dan gas mulia.

Tampilan Lain

Tampilan tabel periodik yang umum, tabel utama terdiri dari 18 kolom dan lantanida serta aktinida ditampilkan sebagai dua baris tambahan di bawah tabel utama, dengan dua ruang kosong ditampilkan dalam tabel utama, yaitu antara barium dan hafnium, dan radium dan rutherfordium.

Ruang kosong ini dapat berpenanda asterik, atau deskripsi kecil unsur (“57–71”). Konvensi ini murni semata-mata format praktis. Struktur tabel yang sama bisa disajikan dalam format 32 kolom, dengan lantanida dan aktinida di dalam baris 6 dan 7 tabel utama.

Namun, berdasarkan sifat kimia dan fisika unsur-unsur, banyak struktur tabel alternatif yang telah dibuat.